Sentuhan Preventif Polri, Calon Pengantin di Way Kanan Dibekali Edukasi Anti-KDRT dan Bahaya Judi Online

by -182 Views

Way Kanan — Upaya preventif dalam menjaga ketahanan keluarga terus diperkuat jajaran kepolisian. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Way Kanan menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) dengan menyasar pasangan calon pengantin di Aula Kantor KUA Blambangan Umpu, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Kasatbinmas Polres Way Kanan, AKP Sundoro, sebagai narasumber utama yang didampingi Kepala KUA Blambangan Umpu, Hermansyah. Turut hadir sejumlah pihak lintas sektor, di antaranya personel Binmas, penyuluh agama, perwakilan BKKBN, tenaga kesehatan dari Puskesmas Blambangan Umpu, serta delapan pasangan calon pengantin yang menjadi peserta.

Dalam pemaparannya, AKP Sundoro menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis.

“Pembinaan ini kami lakukan sebagai langkah nyata dalam membangun kesadaran sejak dini, khususnya bagi calon pengantin, agar mampu menciptakan keluarga yang harmonis dan bebas dari konflik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), yang kerap menjadi ancaman serius bagi keutuhan keluarga. Menurutnya, pernikahan harus dilandasi oleh cinta, pengertian, dan komunikasi yang sehat, bukan oleh emosi ataupun kekerasan.

“Rumah tangga itu dibangun dengan kasih sayang, bukan dengan kemarahan. KDRT hanya akan merusak hubungan dan berdampak panjang bagi seluruh anggota keluarga,” tegasnya.

Selain itu, AKP Sundoro juga mengingatkan tentang bahaya laten yang kini marak di tengah masyarakat, seperti judi online dan pinjaman online ilegal. Kedua fenomena ini dinilai berpotensi besar merusak stabilitas ekonomi keluarga hingga memicu konflik berkepanjangan.

“Judi online dan pinjol ilegal bukan hanya persoalan finansial, tetapi juga dapat memicu tekanan psikologis yang berujung pada keretakan rumah tangga,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pihak kepolisian berharap para calon pengantin memiliki kesiapan tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan sosial dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Di akhir penyuluhan, peserta diajak untuk saling menjaga, menguatkan, serta meningkatkan kesadaran terhadap potensi gangguan sosial di lingkungan keluarga.

“Mari kita ciptakan keluarga yang kuat dengan saling mengingatkan dan menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya. PN – (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.