Bandar Lampung — Sebuah video curahan hati siswi SMP di Bandar Lampung mendadak viral dan menyita perhatian publik. Dalam video tersebut, siswi itu mengungkapkan pengalaman pahit menjadi korban perundungan di sekolahnya, yang diduga dipicu oleh profesi sang ibu sebagai pemulung. Kisah ini tidak hanya menggugah empati, tetapi juga membuka kembali luka lama tentang maraknya bullying di lingkungan pendidikan.Minggu 21/12/2025
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, siswi tersebut menceritakan tekanan yang dialaminya setiap hari. “Saya sering diejek dan dijauhi teman-teman. Mereka bilang ibu saya pemulung, dan itu bikin saya malu dan sakit hati,” ucapnya dalam video yang beredar luas di media sosial.
Ia mengaku perlakuan tersebut membuatnya kehilangan rasa aman di sekolah. “Saya sebenarnya ingin terus sekolah, tapi saya sudah tidak kuat lagi. Setiap hari rasanya takut dan tertekan,” katanya. Pengakuan itu langsung memicu gelombang simpati dari warganet, yang menilai perundungan telah merampas hak anak untuk belajar dengan nyaman.
Sorotan publik pun tertuju pada pihak sekolah. Dalam klarifikasinya, pihak sekolah menyatakan bahwa siswi tersebut tidak dikeluarkan secara sepihak. “Kami tidak mengeluarkan yang bersangkutan. Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan keluarga,” ujar perwakilan sekolah dalam pernyataan resmi. Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredam kritik masyarakat.
Sejumlah pemerhati pendidikan menilai kasus ini sebagai cermin lemahnya sistem pencegahan bullying. “Sekolah seharusnya menjadi ruang aman, bukan tempat lahirnya trauma,” kata seorang pengamat pendidikan. Ia menegaskan bahwa perundungan berbasis latar belakang ekonomi merupakan bentuk diskriminasi yang harus diberantas.
Kini, kisah siswi SMP di Bandar Lampung itu menjadi pengingat keras bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal empati dan kemanusiaan. “Saya cuma ingin sekolah seperti anak-anak lain, tanpa rasa takut,” ujarnya lirih — kalimat sederhana yang menggema di hati banyak orang. PTN – (**)
![]()





