Bupati Ayu Asalasiyah Buka Musrenbang Bahuga, Dorong SDM Unggul dan Hilirisasi Ekonomi Desa

by -868 Views

Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bahuga Tahun 2026 yang digelar di Aula Kecamatan Bahuga, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah menuju Tahun 2027.

Musrenbang Kecamatan merupakan bagian penting dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027, sekaligus implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Way Kanan Periode 2025–2029. Forum ini menjadi wadah penyelarasan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan tahapan krusial dalam menentukan arah dan kualitas pembangunan lima tahun ke depan. Oleh karena itu, setiap usulan yang disepakati harus disusun secara matang, realistis, dan selaras dengan visi pembangunan daerah.

“Perencanaan yang kita susun hari ini akan menjadi fondasi kemajuan Kabupaten Way Kanan ke depan. Karena itu, seluruh usulan harus bertanggung jawab dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Way Kanan Tahun 2027 adalah Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan. Tema ini menjadi arah utama dalam perumusan program dan kegiatan di tingkat kecamatan hingga kampung.

Tema pembangunan tersebut kemudian dijabarkan ke dalam lima prioritas pembangunan daerah. Prioritas pertama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan serta percepatan penurunan stunting. Prioritas kedua menitikberatkan pada penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui hilirisasi produk pertanian dan pemberdayaan UMKM.

Prioritas ketiga diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur wilayah untuk mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi. Prioritas keempat adalah penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang inovatif serta berbasis digital. Sementara prioritas kelima menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

“Lima prioritas ini harus menjadi acuan utama agar pembangunan berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.