Potret Pasar Bedug Di Belakang stasiun KA Blambangan Umpu

by -584 Views

Blambangan Umpu – Suasana Pasar Bedug di belakang Stasiun KA Blambangan Umpu pada Ramadan tahun ini terpantau tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah pedagang mengaku mengalami penurunan jumlah pembeli dibandingkan periode sebelum 2020.

Ibu Eka , salah satu pedagang takjil yang berjualan di lokasi tersebut, tetap bersyukur dan berharap keberkahan Ramadan tetap dirasakan meski kondisi pasar sedang lesu.

“Semoga tetap dapat barokah di bulan Ramadan ini,” ujarnya saat ditemui awak media.

Ia menjual berbagai menu berbuka puasa dengan harga terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi. Menu yang ditawarkan antara lain cendol, aneka sayuran matang, serta makanan siap saji yang telah dikemas dalam plastik untuk memudahkan pembeli.

suasana di bundaran simpang 5

Beberapa pembeli mengaku terbantu dengan harga yang relatif murah dan pilihan menu yang beragam. Namun, menurut para pedagang, jumlah pengunjung tahun ini belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, terdapat sejumlah faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut. Pertama, menurunnya daya beli masyarakat yang berdampak pada berkurangnya jumlah pembeli. Kedua, banyaknya pedagang dengan jenis dagangan serupa sehingga persaingan semakin ketat. Ketiga, lokasi pasar bedug yang kini tersebar di beberapa titik, yakni di belakang Stasiun KA Blambangan Umpu, kawasan KM 2 Blambangan Umpu, serta Bundaran Simpang 5 Riakudu.

Sejumlah pedagang berharap ke depan pasar bedug kembali ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan selama bulan suci Ramadan. PN – DONI/ALDA

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.