Jakarta – Ibu Kota kembali berada dalam status siaga menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dan kawasan penyangga sejak dini hari. Kondisi tersebut memicu peningkatan debit air sungai, terutama akibat aliran air kiriman dari wilayah hulu, sehingga potensi banjir di sejumlah titik kembali menguat.
Sejumlah wilayah bantaran sungai dan kawasan dataran rendah menjadi perhatian utama aparat pemerintah daerah. Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, serta unsur kelurahan terus melakukan pemantauan debit air secara berkala guna mengantisipasi luapan yang dapat merendam permukiman warga.
Hujan yang turun merata sejak malam hingga pagi hari menyebabkan genangan mulai muncul di beberapa ruas jalan. Meski sebagian genangan bersifat sementara, ancaman banjir kiriman tetap menjadi kekhawatiran utama, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai besar. Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.
Selain pemantauan sungai, pompa-pompa air di sejumlah titik rawan dilaporkan dioperasikan secara maksimal untuk mempercepat surutnya genangan. Aparat juga disiagakan di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kenaikan muka air secara cepat, guna memastikan respons darurat dapat dilakukan tanpa hambatan.
![]()





