Jangan Salah Simpan! Ini Tips Menjaga Daging Kurban Tetap Segar dan Awet

by -53 Views

JAKARTA – Momen Hari Raya Idul Adha identik dengan melimpahnya daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat. Namun, tidak sedikit orang yang masih melakukan kesalahan dalam menyimpan daging sehingga kualitasnya menurun bahkan cepat membusuk.

Agar daging kurban tetap segar, aman dikonsumsi, dan tahan lama, masyarakat perlu mengetahui cara penyimpanan yang benar sejak pertama kali menerima daging.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tidak langsung mencuci daging sebelum disimpan. Daging yang dicuci sebelum masuk kulkas atau freezer justru berisiko lebih cepat rusak karena kadar air yang meningkat dapat memicu pertumbuhan bakteri. Daging sebaiknya dicuci saat akan diolah.

Selain itu, daging dianjurkan untuk dibagi ke dalam beberapa porsi sesuai kebutuhan memasak. Langkah ini memudahkan pengambilan saat diperlukan tanpa harus mencairkan seluruh stok yang tersimpan.

Penyimpanan menggunakan wadah atau kantong plastik kedap udara juga sangat dianjurkan. Cara ini membantu menjaga kualitas daging sekaligus mencegah kontaminasi dengan bahan makanan lain yang berada di dalam kulkas.

Untuk penyimpanan jangka panjang, daging dapat disimpan di dalam freezer dengan suhu sekitar minus 18 derajat Celsius. Pada kondisi tersebut, daging dapat bertahan hingga beberapa bulan dengan kualitas yang tetap terjaga. Sementara jika disimpan di chiller atau kulkas bagian bawah, daging sebaiknya diolah dalam waktu tiga hingga lima hari.

Masyarakat juga disarankan memberi label tanggal penyimpanan pada setiap kemasan daging agar lebih mudah mengatur penggunaan stok yang ada.

Saat akan digunakan, proses pencairan daging atau thawing perlu dilakukan dengan benar. Daging beku sebaiknya dipindahkan terlebih dahulu ke chiller selama beberapa jam atau semalaman. Cara ini lebih aman dibandingkan membiarkan daging mencair pada suhu ruangan yang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Tidak kalah penting, jeroan sebaiknya dipisahkan dari daging karena memiliki masa simpan yang lebih singkat. Jeroan dianjurkan segera diolah atau disimpan secara terpisah untuk menjaga kualitasnya.

Dengan menerapkan cara penyimpanan yang tepat, daging kurban tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap aman dan lezat saat diolah menjadi berbagai hidangan favorit keluarga seperti sate, gulai, rendang, semur, maupun tongseng.

Idul Adha menjadi momentum berbagi dan mempererat kebersamaan. Oleh karena itu, penanganan daging kurban yang baik merupakan langkah penting agar manfaat kurban dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat. PN –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.