Pengajian Akbar Tiga Kecamatan, Bupati Ayu Perkuat Iman dan Kebersamaan Masyarakat

by -190 Views

Way Kanan — Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menghadiri kegiatan Istighotsah dan Pengajian Akbar gabungan tiga kecamatan, yakni Banjit, Kasui, dan Gunung Labuhan, yang digelar oleh Persatuan Majelis Taklim (Permata) Bunda di Lapangan Kampung Kayu Batu, Kecamatan Gunung Labuhan, Minggu (19/04/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, serta ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, di antaranya sejumlah kepala OPD, unsur Dharma Wanita Persatuan, camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan Gunung Labuhan, serta aparatur kampung dan masyarakat dari tiga kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Istighotsah dan Pengajian Akbar bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna yang mendalam bagi kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi merupakan momentum sakral untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat kebersamaan, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan tiga makna penting dari kegiatan tersebut. Pertama, sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi harus menjadi kompas dalam setiap langkah kehidupan kita, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat,” tegasnya.

Kedua, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah islamiyah, di mana seluruh lapisan masyarakat dapat berkumpul tanpa sekat dalam suasana penuh kebersamaan.

“Di majelis ini tidak ada perbedaan. Kita semua duduk bersama dalam satu tujuan, memperkuat persaudaraan dan kebersamaan sebagai umat,” ungkapnya.

Ketiga, sebagai momentum untuk menebarkan kebaikan di tengah masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh dari majelis ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap setelah kegiatan ini, semangat mengaji dan nilai-nilai kebaikan dapat terus dibawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Jika setiap rumah dipenuhi dengan lantunan Al-Qur’an, maka keberkahan akan hadir di daerah kita,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari proses transformasi diri menuju pribadi yang lebih baik dan berakhlak Qur’ani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Way Kanan yang religius, harmonis, dan sejahtera. PN – (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.