Hari Pertama Sekolah, Bupati Ayu Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Pendidikan Anak

by -164 Views

WAY KANAN – Momentum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk menguatkan peran keluarga dalam dunia pendidikan. Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., turun langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) di SDIT Daar Ilmi, Kecamatan Blambangan Umpu, Senin (13/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan yang mendorong keterlibatan para ayah dalam mendampingi anak sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, dinilai memiliki arti penting dalam membangun rasa percaya diri sekaligus memberikan semangat kepada anak saat memulai proses belajar.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Ayu menyempatkan diri menyapa para siswa, berdialog dengan sejumlah orang tua, serta mengamati langsung suasana hari pertama sekolah yang berlangsung penuh antusias. Banyak ayah terlihat mengantar putra-putrinya hingga ke gerbang sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak.

Bupati Ayu mengatakan, kebiasaan mengantar anak ke sekolah tidak seharusnya hanya dilakukan pada hari pertama masuk sekolah. Menurutnya, keterlibatan ayah dalam aktivitas sehari-hari anak akan menciptakan hubungan emosional yang lebih erat serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter mereka.

“Kehadiran seorang ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping dalam proses tumbuh kembang anak. Dukungan sederhana seperti mengantar anak ke sekolah dapat menjadi motivasi besar bagi mereka untuk belajar dengan semangat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan lingkungan sekitar. Sinergi antara orang tua, tenaga pendidik, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berkarakter, disiplin, serta memiliki mental yang kuat.

Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam memperkuat ketahanan keluarga. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap tercipta budaya pengasuhan yang lebih seimbang, di mana ayah dan ibu memiliki peran yang sama penting dalam mendidik serta membimbing anak.

Selain memberikan motivasi kepada para orang tua, kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan agar masyarakat menjadikan momen mengantar anak ke sekolah sebagai kebiasaan positif. Interaksi singkat sebelum anak memulai aktivitas belajar dinilai mampu mempererat komunikasi, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi anak di lingkungan pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah dapat terus berkembang dan menjadi budaya yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan keluarga yang harmonis serta kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah, diharapkan lahir generasi Way Kanan yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. MP –

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.