Setahun Kasus Riyas Nuraini, Pelaku Pembunuhan Masih Misterius

by -1959 Views

“Kami sangat berharap kasus ini bisa segera terungkap. Siapa pelakunya, dan kenapa tega melakukan itu kepada istri saya,” ungkap Sukani (35), suami korban, saat ditemui di kediamannya, Jumat (18/7/2025).

Ia mengaku tak bisa menjalani hidup dengan tenang selama keadilan untuk sang istri belum ditegakkan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh menegaskan bahwa pihaknya belum berhenti memburu pelaku. Ia memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan ilmiah, dengan menggandeng jajaran Polda Lampung.

“Polres Lampung Timur bersama Polda Lampung masih berupaya serius mengungkap kasus pembunuhan ini. Kami menggunakan metode scientific crime investigation, termasuk forensik kedokteran, digital forensik, dan laboratorium forensik,” tegas AKP Stefanus.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mungkin mengetahui informasi sekecil apa pun terkait kasus ini untuk tidak ragu memberikan keterangan.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat berharap masyarakat bisa membantu. Jangan takut, jangan ragu, silakan hubungi kami bila memiliki informasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar kasus ini menemukan titik terang.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar kebenaran bisa terungkap dan keadilan ditegakkan,” pungkasnya.

Kasus pembunuhan Riyas Nuraini sempat menggegerkan warga Lampung Timur pada pertengahan Juli 2024. Jasad korban ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan di dalam karung, sekitar pukul 12.00 WIB, di tengah kebun jagung.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan bahwa korban tewas akibat tindak pidana pembunuhan. Namun, hingga kini, motif dan pelaku pembunuhan tersebut masih menjadi teka-teki.

Setahun sudah waktu berlalu. Tapi bagi keluarga dan masyarakat, luka dan tanda tanya itu belum juga sembuh dan belum juga terjawab.(***)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.