Karhutla di Tepi Jalinsum Negeri Baru Way Kanan Berhasil Dipadamkan, Damkar Ungkap Kendala di Lapangan

by -47 Views

Blambangan Umpu – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Way Kanan. Kali ini, api melahap lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, tepatnya di kawasan tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Minggu (3/8/2026) malam.

Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali diterima melalui layanan darurat 110 Polres Way Kanan sekitar pukul 19.23 WIB. Setelah menerima laporan, petugas dari Pos Jaga Damkar Blambangan Umpu Regu C segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak enam personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Tim berangkat dari markas pada pukul 19.27 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar 19.41 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman guna mencegah api meluas ke area lain. Berkat respons cepat dan koordinasi di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit, sehingga potensi kerusakan yang lebih besar dapat dihindari.

Usai memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan, personel kembali ke markas pada pukul 20.12 WIB dan tiba di Mako Damkar sekitar 20.34 WIB.

Berdasarkan data sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2.000 meter persegi. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Way Kanan M.Zanuri, M.M., menjelaskan bahwa proses penanganan kebakaran berjalan dengan baik meski petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

“Salah satu kendala yang dihadapi petugas saat proses pemadaman adalah minimnya alat penerangan, mengingat kejadian berlangsung pada malam hari. Namun, berkat kerja sama seluruh personel, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area yang lebih luas,” jelas Kasi Damkar Way Kanan.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau yang rawan memicu kebakaran hutan dan lahan. Warga juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan dampak kebakaran dapat diminimalkan. MP –

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.