861 Guru Way Kanan Ikuti Pengembangan Kompetensi, Bupati Ayu Tekankan Kepemimpinan dan Mutu Pendidikan

by -76 Views

WAY KANAN — Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik dan kepemimpinan sekolah. Sebanyak 861 peserta mengikuti program pengembangan kompetensi dan kepemimpinan pendidikan bagi guru jenjang SD dan SMP, sekaligus pengembangan manajemen talenta untuk jabatan fungsional guru tahun 2026.

Program hasil kolaborasi Pemkab Way Kanan dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung melalui UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan itu resmi dibuka di Aula K FKIP Unila, Senin (28/9/2026).

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan kelengkapan fasilitas sekolah. Kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas kepemimpinan para pendidik menjadi faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas.

Menurut Ayu, guru dan kepala sekolah memiliki tanggung jawab strategis dalam menentukan arah perkembangan pendidikan. Kepala sekolah, khususnya, dituntut mampu melampaui tugas administratif dengan menghadirkan kepemimpinan yang visioner, membangun budaya sekolah yang positif, serta menggerakkan berbagai inovasi pembelajaran.

“Peningkatan kompetensi dan kepemimpinan kepala sekolah serta guru merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Way Kanan,” ujar Ayu.

Ia menyambut positif kemitraan dengan FKIP Universitas Lampung yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi dinamika dan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Ayu juga menekankan pentingnya membangun kepemimpinan sekolah yang berorientasi pada visi bersama, budaya mutu, kolaborasi, dan inovasi. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sekolah diharapkan tidak hanya berfokus pada penyelesaian administrasi, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), tenaga pendidik juga dituntut semakin adaptif. Pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijak dan tepat sasaran agar menjadi sarana pendukung pembelajaran, tanpa menghilangkan peran penting guru dalam mendidik dan membentuk karakter peserta didik.

“Pada akhirnya, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai transfer pengetahuan, tetapi juga mengenai pembentukan karakter, nilai, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan peserta didik untuk menghadapi kehidupan di masa depan,” jelasnya.

Melalui program ini, Pemkab Way Kanan berharap peningkatan kompetensi guru dan kepemimpinan kepala sekolah dapat berjalan beriringan dengan penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN).

Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga pendidik yang profesional, adaptif, dan berintegritas, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia serta meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Way Kanan. MP –

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.