Tekan Risiko Karhutla, Way Kanan Perkuat Pencegahan Berbasis Kampung

by -245 Views

WAY KANAN — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Way Kanan terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama Tim Karhutla Markas Besar (Mabes) TNI membahas pola pencegahan yang menempatkan aparatur dan masyarakat di tingkat kampung sebagai bagian penting dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Pembahasan tersebut berlangsung saat Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menerima kunjungan Tim Karhutla Mabes TNI di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026). Pertemuan menjadi ruang untuk mengevaluasi sekaligus menyelaraskan langkah pencegahan Karhutla di wilayah Way Kanan.

Dalam agenda tersebut, Tim Karhutla Mabes TNI menyerahkan Executive Summary kepada Bupati Ayu. Dokumen itu menjadi salah satu bahan referensi bagi pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi serta memperkuat kebijakan pencegahan dan penanganan Karhutla.

Salah satu pendekatan yang dibahas adalah konsep Center of Gravity (CoG) melalui Program Kampung Nol Bakar Berbasis Kinerja Aparatur.

Konsep tersebut mengarahkan upaya pencegahan agar tidak hanya berfokus pada penanganan setelah api muncul. Kampung didorong menjadi titik awal pencegahan melalui penguatan kemampuan aparatur dalam mengenali wilayah rawan, melakukan edukasi kepada masyarakat, membangun deteksi dini, serta mempercepat respons apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Dengan pola tersebut, pencegahan Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur. Aparatur kampung tidak hanya berperan dalam menyampaikan imbauan, tetapi juga dituntut aktif memantau kondisi wilayah dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Kesadaran untuk menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas penggunaan api yang berpotensi memicu kebakaran perlu dibangun secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Strategi tersebut juga membutuhkan koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, Polri, aparatur kewilayahan, serta masyarakat memiliki peran yang saling berkaitan dalam membangun sistem pencegahan Karhutla.

Dalam pertemuan itu, jajaran Kodim 0427/Way Kanan turut hadir. Dandim 0427/Way Kanan diwakili Pasi Opsdim Kapten Cba Madong Pardede bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi mengenai langkah pencegahan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Way Kanan.

Melalui pendekatan Kampung Nol Bakar, pemerintah daerah berupaya memperkuat pencegahan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Pola ini menempatkan deteksi dini, edukasi, pemetaan kerawanan, serta respons cepat sebagai bagian dari upaya sebelum kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Penguatan koordinasi dan konsistensi pelaksanaan di lapangan menjadi faktor penting agar strategi tersebut dapat berjalan efektif. Dengan keterlibatan seluruh unsur, upaya menjaga Way Kanan dari ancaman Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih sistematis dan berkelanjutan. MP –

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.